Apa Itu Laporan Tahunan?

Istilah ‘laporan tahunan’ (annual report) bukan istilah asing lagi, khususnya di level korporasi. Lazimnya, perusahaan besar atau statusnya terbuka (Tbk) rutin menyusun dan menerbitkan laporan ini. Penyajiannya pun memiliki kaidah tertentu, tak sekadar untaian kata dan data di atas kertas, terutama yang akan diikutsertakan dalam ajang Annual Report Award (ARA).

 

Secara sederhana, laporan tahunan adalah ringkasan keuangan dan aktivitas perusahaan dalam periode satu tahun. Sejumlah informasi di dalamnya antara lain analisa manajemen mengenai kondisi keuangan perusahaan serta rencana aksi perusahaan di masa depan. Ditujukan baik untuk lingkungan internal maupun eksternal perusahaan. Pengguna eksternal dalam hal ini adalah orang di luar perusahaan yang tidak secara langsung berpengaruh atas keberlangsungan perusahaan. Pihak eksternal ini meliputi antara lain investor, regulator, media massa, dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. 

Biasanya, laporan ini mulai disusun pada akhir tahun fiskal untuk pengguna eksternal. Dengan membaca annual report sebuah perusahaan, pihak eksternal dapat mengetahui kinerja perusahaan secara mendetil hingga ‘dapur’ perusahaan itu sendiri, seperti jajaran direksi dan komisarisnya. Tak hanya eksternal, secara umum berbagai informasi dalam laporan tahunan juga bisa menjadi informasi bagi lingkungan internal perusahaan itu sendiri.

Kegunaan Annual Report

Selain informatif karena berisi pencapaian perusahaan selama setahun dan lain-lain, laporan tahunan juga bisa menjadi ‘alat’ pemasaran yang kreatif bagi perusahaan. Laporan tahunan yang disajikan secara menarik dan eye catching, dapat menambah daya tarik perusahaan di mata pihak eksternal.

Perusahaan berskala besar umumnya menjadi sorotan banyak pihak, baik Pemerintah, investor maupun khalayak luas. Oleh sebab itu, annual report perusahaan semacam itu senantiasa ditunggu penerbitannya. Dari berbagai data dalam laporan tahunan, pihak eksternal pun bisa merencanakan aksi ke depan terkait suatu perusahaan, misalnya pemegang saham yang memutuskan untuk membeli atau menjual sahamnya setelah menganalisa annual report. Di sisi lain, peraturan OJK telah menyebutkan bahwa setiap perusahaan perlu memiliki annual report. Apakah perusahaan Anda sudah memiliki annual report?

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com