Mau Tahu Apa yang Diinginkan Audiens Kamu?

Keinginan audiens media sosial

Mengetahui keinginan audiens media sosial sangat penting bagi pebisnis. Produk atau jasa yang tidak tepat sasaran bisa diakibatkan karena memang tidak dibutuhkan atau diinginkan oleh calon pelanggan. Maka, penting untuk memahami apa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh pelanggan.

Di tengah pertumbuhan luar biasa pengguna media sosial, para manajer pemasaran terus berupaya mencari jalan bagaimana mengambil mutiara dari dalamnya. Orang-orang public relations sudah lebih dulu memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan komunitas. Mereka berusaha mendengarkan apa yang diinginkan pelanggan. Departemen pemasaran memakainya untuk membangun dan memperkuat merek.

Setidaknya ada empat faktor yang mendorong kecenderungan ini. Pertama, popularitas media sosial yang meningkat cepat. Kedua, melibatkan pelanggan dalam menciptakan produk/jasa kian dianggap penting. Ketiga, media sosial makin diterima sebagai alat persuasi yang ampuh. Dan keempat, media sosial dianggap menawarkan jalan keluar dari kesulitan yang ditemui dalam program komunikasi pemasaran tradisional. Misalnya keluasan jangkauan dan kecepatan respons.

Belum Banyak yang Memanfaatkan

Meskipun demikian, kebanyakan perusahaan masih berusaha memahami bagaimana menciptakan nilai dari pertumbuhan ini dan ujung-ujungnya memberikan pendapatan yang berarti bagi perusahaan. Perusahaan-perusahaan ini umumnya belum sanggup mengkapitalisasi informasi dan data yang mereka peroleh melalui media sosial menjadi wawasan dan keputusan yang berdampak pada bottom line mereka.

Menurut hasil survei yang diadakan Harvard Business Review Analytic Services beberapa tahun yang lalu, hanya 23% perusahaan Amerika Serikat (AS) yang menggunakan alat-alat analisis media sosial untuk memahami hasil interaksi mereka dengan pelanggan. Perusahaan selebihnya tidak mengukur, apalagi menganalisis, apakah media sosial mereka efektif sebagai sarana untuk mencapai tujuan perusahaan.

Analisis diperlukan, misalnya, untuk mengetahui siapa yang berbicara tentang merek Anda di media sosial—apakah mereka pelanggan loyal Anda, orang-orang yang berpengaruh (influencer), atau bukan? Seberapa cepat dan tepat orang pemasaran dan customer service memberikan respons kepada pelanggan? Perkembangan peranti lunak big data analytics dan infrastruktur pendukungnya akhir-akhir semakin memudahkan para manajer untuk mengambil insights dari percakapan di media sosial.

Survei di atas juga menyebutkan, hanya 7% perusahaan yang mampu mengintegrasikan media sosial ke dalam aktivitas pemasaran mereka. Banyak perusahaan memang menemui kesulitan dalam menjadikan media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran yang formal. Ada manajer yang menunggu best practice pemakaian media sosial dalam menciptakan nilai agar punya contoh untuk diikuti. Tak kurang banyak manajer yang tidak bersedia mengalokasikan anggaran untuk itu.

Riset yang dilakukan Media Social Today (2009) menemukan, kalangan bisnis memanfaatkan media sosial untuk empat hal: menjual produk/jasa, memasarkan dan membangun merek, public relations, dan komunikasi internal. Kerja kolaboratif melalui media sosial belum menjadi perhatian. Perusahaan umumnya masih mencari cara yang tepat untuk menciptakan nilai melalui media ini. Proses menemukan kematangan dalam pemanfaatan media sosial tengah berlangsung, dan apa yang terjadi saat ini baru permulaan.

Cara untuk Memahami Keinginan Audiens Media Sosial

Media sosial bisa dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan dan keinginan para pelanggan yang kerap berubah. Suatu produk atau jasa dari brand tertentu tentu ingin menjadi agen perubahan di target pasarnya melalui berbagai inovasi. Oleh sebab itu, brand tersebut juga perlu proaktif beradaptasi dengan berbagai perubahan di target pasar mereka. Perubahan ini bisa datang secara internal. Namun, ada kalanya brand justru “terpaksa” berubah akibat situasi eksternal, seperti wabah virus Covid-19 yang saat ini merajalela.

Sayangnya, kesadaran untuk beradaptasi terhadap perubahan ini seringkali datang terlambat bagi sebagian brand. Tak terkecuali bagi brand besar yang cenderung sudah merasa aman dan mapan di zona nyaman mereka. Bukan tak mungkin, keterlambatan untuk beradaptasi terhadap perubahan ini membuat brand tersebut berujung gulung tikar.

Tak bisa ditawar lagi, salah satu cara bagi brand agar tetap bisa eksis dan memperbesar market share mereka adalah dengan inovasi. Inovasi ini tidak melulu soal produk atau jasa, melainkan juga bisa proses bisnis, organisasi bisnis, penggunaan teknologi, mekanisme distribusi produk atau jasa kepada para pelanggan, termasuk pelayanan after sales.

Cara terbaik bagi brand untuk menerapkan inovasi yang relevan adalah lewat riset terkait kebutuhan dan keinginan para pelanggannya dalam target pasar. Riset ini bisa dilakukan melalui media sosial. Di sini, media sosial berperan penting sebagai medium yang efektif bagi brand untuk mempelajari market behaviour yang disasar. Satu lagi kelebihan pemanfaatan media sosial untuk keperluan ini adalah biayanya relatif murah.

Lantas, bagaimana brand sebaiknya mengoptimalkan fungsi media sosial? Bisa melalui berbagai cara, seperti di bawah ini.

Social Media Listening

Fase ini memberi ruang bagi brand untuk mengidentifikasi seluruh interaksi di media sosial mengenai persona brand mereka, impresi terhadap produk atau jasanya, kebiasaan para pelanggan dan juga calon pelanggan, termasuk para kompetitor. Social media listening bisa dilakukan secara manual maupun dengan bantuan software berbayar. Tentu saja, menggunakan software berbayar akan jauh lebih memudahkan dan menghemat waktu. Di sisi lain, brand juga dapat mendengar berbagai keluhan dari para pelanggan yang tidak tersampaikan secara langsung, sambil memetakan dinamika kebutuhan dan keinginan target pasar.

Lakukan Online Survey untuk Mengetahui Keinginan Audiens Media Sosial

Beberapa media sosial menyediakan fitur untuk melakukan online survey sederhana di akun media sosial pengguna. Metode ini dapat dimanfaatkan oleh brand untuk bisa lebih aktif memahami karakter audiensnya. Pemilik brand bisa memberikan hadiah (reward) bagi audiens yang ikut berpartisipasi atau bisa juga dibuat semacam sayembara (kuis) online. Hal terpenting dalam melakukan online survey di media sosial adalah memastikan bahwa para followers atau audiens media sosial brand benar-benar sesuai target pasar. Prinsip “Garbage In, Garbage Out” juga berlaku dalam hal ini. Sebuah online survey di media sosial yang mayoritas partisipannya di luar cakupan target pasar, bakal menghasilkan data yang justru malah menyesatkan bagi brand.

Lebih Dekat dengan Audiens

Sebelum adanya internet dan media sosial, tenaga penjualan langsung (direct marketers) sering dididik untuk membina hubungan personal dengan para calon pelanggan. Semakin akrab brand dengan para pengikutnya, audiensnya, pelanggannya, target pasarnya di media sosial secara emosional, semakin mudah pula bagi brand untuk menggali informasi terdalam mereka, yang pada akhirnya menjadi fondasi primer untuk melakukan inovasi.

Media sosial memang menciptakan peluang-peluang baru, tapi media ini juga menuntut pergeseran pemikiran dalam cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu masalah pokok yang dihadapi banyak perusahaan ialah bagaimana mengintegrasikan penggunaan media sosial ke dalam strategi perusahaan, bukan sekadar untuk gaya-gayaan alias mengikuti tren bahwa perusahaan punya akun Twitter, Facebook, dan lain sebagainya.

 

Contact Us

Instagram : @dmccomm_id

Website    : dmc-indonesia.com

Pakai Jasa Social Media Management, Berapa Sih Biayanya?

Biaya social media management

Saat ini berbagai kalangan telah memanfaatkan media sosial sebagai platform promosi. Dalam pengelolaannya, diperlukan tenaga yang ahli di bidang media sosial. Oleh karena itu, biaya social media management perlu dipertimbangkan bagi pelaku bisnis.

Keahlian Spesialis

Jika Anda terlalu disibukkan dengan upaya menjalankan core business organisasi, maka jangan khawatir. Kini, mulai banyak bermunculan penyedia jasa social media management. Lalu, mungkin muncul pertanyaan di benak Anda, “apakah biayanya mahal?” Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda memahami apa yang dimaksud social media management. Pada dasarnya, manajemen media sosial adalah proses menciptakan konsep, penjadwalan, analisis konten yang di-posting di platform media sosial, seperti FacebookInstagram, dan Twitter.

Penyedia jasa social media management terdiri dari beberapa tenaga ahli yang spesialis di bidangnya masing-masing. Prinsipnya, seorang social media spesialist harus dapat menangani aktivitas media sosial, mulai dari menanggapi komentar pelanggan hingga mengembangkan strategi tentang cara mencapai tujuan pemasaran jangka panjang dengan membuat konten yang natural dan menarik.

Tenaga Ahli Social Media Management

Lebih rinci, profesi pada sebuah penyedia jasa social media management dapat terdiri dari copywriter, desainer grafis, fotografer, videografer, editor video hingga project manager. Seorang copywriter bertugas untuk merangkai kata hingga menjadi tata kalimat yang tak hanya informatif, namun juga bisa menarik, menyenangkan, dan terkadang disisipi dengan nuansa humor. Desainer grafis mencoba menerjemahkan isu yang ingin di-posting sesuai dengan teks yang disusun oleh copywriter. Fotografer dan videografer pada dasarnya menangkap momen melalui kamera foto dan video. Editor video akan merangkai hasil tangkapan video menjadi tayangan yang lebih menarik lagi. Sementara itu, project manager umumnya menjembatani antara keinginan klien dan kemampuan tim dalam penyedia jasa social media management itu sendiri.

Masing-masing profesi tersebut tentu memiliki spesialisasi kemampuan sesuai bidangnya. Kemampuan teknik serta pengalaman mereka dalam mengelola media sosial akan sangat berguna bagi klien. Belum lagi, masing-masing individu tersebut akan brainstorming terlebih dahulu sebelum mengeksekusi materi sebuah posting-an. Selain beragam profesi di atas, ada juga tools social media management yang dapat memberi kendali atas strategi Anda sendiri. Bahkan jika Anda memiliki waktu yang terbatas, tools dan layanan social media management dapat menjadi pilihan Anda.

Apa yang Ditawarkan?

Social media management dapat diterapkan oleh sebuah merek, individu, atau bisnis dengan tujuan beragam, misalnya untuk menjangkau pelanggan baru secara online atau untuk meningkatkan dan mempertahankan reputasi mereka. Seperti halnya perangkat lunak atau layanan tambahan yang dimanfaatkan perusahaan Anda, tujuan dari social media management adalah untuk menghemat waktu dan meningkatkan keuntungan. Jadi bagaimana social media management menciptakan manfaat khusus untuk perusahaan Anda?

Berikut adalah beberapa hal yang ditawarkan oleh penyedia jasa social media management:

  • Hemat waktu : Dengan menjadwalkan posting-an, maka akan membantu mengurangi beban pekerjaan dan kesibukan Anda.
  • Memahami perilaku audiens Anda : Memberikan analisis mendalam yang menjelaskan siapa yang mengikuti Anda, dari mana mereka berasal, dan apa yang mereka inginkan dari produk/jasa Anda.
  • Mengendalikan reputasi merek : Memungkinkan Anda untuk memantau komentar dan umpan balik lebih dekat, dan merespons secepat mungkin.
  • Mendorong kreativitas : Mendorong kolaborasi kreatif lintas platform baru untuk setiap kampanye media sosial.

Jika Anda menggunakan jasa social media management, maka Anda tak sekadar memperoleh manfaat dari pekerjaan tenaga-tenaga ahli di bidangnya masing-masing. Namun, Anda juga akan mendapatkan laporan hasil bulanan, seperti poin terakhir di atas. Artinya, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk membuat strategi di media sosial. Jasa social media management akan melakukan semua strategi untuk Anda. Dari membuat konten, editing foto, penjadwalan posting dan lain-lain.

Posting yang ditargetkan dengan target market, melakukan kampanye iklan, dan melakukan aktivitas sosial media secara keseluruhan membutuhkan keahlian dan pengalaman. Jadi tidak semua orang dapat melakukan aktivitas media sosial yang bermanfaat untuk bisnisnya.

Cost-Effective – Biaya Social Media Management

Lantas, kembali ke pertanyaan awal, berapa biaya menggunakan jasa social media management? Apakah biayanya mahal? Jawabannya relatif tergantung dari berbagai variabel, seperti budget, jangka waktu, tujuan, dan lain-lain.

Biaya layanan social media management bervariasi karena setiap produk ataupun jasa yang akan dijalankan memiliki konsep yang berbeda-beda. Hal inilah yang mempengaruhi perbedaan harga biaya layanan media sosial. Contoh, biaya maintenance media sosial untuk tokoh politik dan brand awareness sebuah produk pasti berbeda karena memang strateginya juga berbeda. Semakin banyak posting yang ingin Anda jadwalkan, contoh lainnya, semakin tinggi harganya.

Satu hal yang jelas, bila Anda menggunakan jasa social media management, maka cost-effective berpotensi besar Anda akan tuai. Arti cost-effective (biaya yang efektif) menurut Cambridge Dictionary Online adalah menghasilkan yang terbaik dengan nilai uang tertentu. Misalnya kita membutuhkan smartphone baru, apakah kita perlu membeli smartphone dengan merek yang paling top atau merek lain dengan spesifikasi yang terlampau jauh?

Dalam pengelolaan keuangan, biaya yang efektif seringkali tertukar dengan efisiensi biaya. Padahal, metode efisiensi biaya adalah mengurangi semua biaya tanpa terkecuali. Sedangkan pengelolaan dengan metode biaya yang efektif adalah mengurangi biaya-biaya yang tidak perlu.

Kesimpulan

Media sosial sudah jauh lebih bermanfaat daripada media tradisional untuk berbagai alasan sederhana: 1) hampir gratis, 2) tersedia di web 24/7, dan 3) menawarkan jangkauan tanpa batas! Plus, media sosial adalah semua tentang “dari mulut ke mulut”. Setiap bisnis tahu bahwa bentuk iklan terbaik adalah rujukan. Berikan konten yang baik di situs Anda dan koneksi Anda akan membagikannya (tanpa biaya kepada Anda).

Media sosial dapat membantu Anda menjangkau klien dalam jumlah tidak terbatas dari seluruh dunia. Setelah Anda mengembangkan kehadiran di situs media sosial pilihan Anda, potensi untuk menjangkau calon klien tidak terbatas. Facebook memiliki lebih dari 500 juta pengguna di seluruh dunia dan halaman Facebook Anda memiliki potensi untuk menjangkau semuanya–dengan biaya yang sama dengan menjangkau klien Anda secara lokal. Youtube, LinkedIn, MySpace, Flickr, Digg – semuanya memiliki ‘member’ internasional yang dapat Anda jangkau tanpa harus melakukan pekerjaan tambahan atau mengeluarkan biaya tambahan!

Apalagi yang bisa Anda minta dari kampanye pemasaran tetapi berbiaya rendah, akses permanen ke pesan Anda, dan jangkauan seluruh dunia? Tambah lagi bila Anda menyewa jasa social media management yang kenyang pengalaman di bidangnya.

Media sosial memainkan peran penting dalam lanskap bisnis. Dengan 3,2 miliar orang menggunakan media sosial di seluruh dunia, dan 11 pengguna baru setiap detik, serta didukung keamanan yang sudah menjadi standar global. Alat dan layanan social media management dapat membantu Anda menjangkau audiens yang sangat besar dan menjalankan kampanye media sosial menjadi lebih sederhana.

 

Contact Us

Instagram : @dmccomm_id

Website     : dmc-indonesia.com

Ingin Optimalkan Media Sosial untuk Pemasaran? Ini Caranya!

media sosial untuk pemasaran

Memasarkan suatu bisnis bukanlah perkara sepele. Anda boleh saja mengklaim produk atau jasa Anda high quality. Tapi, kalau Anda belum tepat memasarkannya, bisa jadi produk atau jasa tersebut tak diserap pasar. Lalu, Bagaimana cara memanfaatkan media sosial untuk pemasaran bisnis Anda? 

Kegiatan marketing sangat penting bagi semua pelaku usaha baik yang skala besar maupun kecil. Seiring perkembangan era komunikasi digital kegiatan pemasaran pun bergeser kepada platform-platform digital salah satunya yang paling populer adalah media sosial.

Perkembangan media komunikasi di era digital sangat cepat, media sosial yang awalnya banyak digunakan hanya sebagai sarana mengekspresikan diri saat ini berkembang menjadi platform digital marketing yang paling banyak digunakan sebagai media promosi. Hampir semua pemilik usaha menggunakan iklan media sosial sebagai media mereka.

Iklan Media Sosial Meningkatkan Profit

Tujuan utama bisnis adalah menjual produk dan layanan untuk mendapatkan keuntungan. Melalui iklan media sosial, pemilik usaha akan mendapat keuntungan dengan membuat lebih banyak orang tahu tentang produk yang mereka jual sehingga dapat meningkatkan profit bisnis mereka. Iklan media sosial juga dapat membantu konsumen dalam membuat keputusan berkaitan dengan produk dan layanan yang akan dibeli.

Semua pemilik usaha pasti melakukan kegiatan marketing dan kegiatan marketing ini terkadang harus mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Biasanya, para pemilik usaha akan mencari solusi yang efektif dengan harga terjangkau dan tetap bisa mengiklankan produk secara optimal.

Namun masalahnya, terkadang sulit menemukan media iklan yang efektif sekaligus murah. Sehingga butuh perhitungan yang matang untuk memilih media sosial mana yang akan digunakan untuk mengiklankan produk kamu.

Memanfaatkan media sosial untuk pemasaran tidak sekadar menggunakannya saja. Anda juga harus bisa mengoptimalkannya. Bagaimana cara mengoptimalkan media sosial untuk pemasaran yang tepat?

Setidaknya ada tujuh langkah sederhana yang harus Anda ketahui dalam melakukan promosi atau pemasaran melalui media sosial supaya hasilnya lebih maksimal.

1. Tingkatkan Profil Media Sosial

Salah satu cara mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemasaran ialah mengoptimalkan profil sosial media Anda. Profil merupakan hal yang paling penting karena profil adalah tampilan awal yang akan terlihat ketika kita membuka media sosial seseorang atau sebuah online shop. Profil pada media sosial harus berisi informasi yang jelas dan padat, seperti kontak, jenis usaha dan sebagainya.

Selain itu, dalam membangun sebuah produk atau jasa yang merasuk ke dalam kesadaran banyak orang, maka image yang ditampilkan sangatlah penting. Memang, tampilan ini mungkin hanya dilihat sebentar saja. Namun dalam strategi pemasaran yang efektif, tampilan yang baik harus mampu membuat orang teringat akan produk Anda walau hanya melihat sebentar.

Oleh karenanya, tingkatkan tampilan media sosial Anda agar terlihat eye catching. Bila perlu, Anda bisa menyewa jasa seorang profesional di bidang desain untuk membantu merancang logo atau konten lainnya.

2. Membuat Konten Media Sosial untuk Pemasaran yang Menarik

Konten adalah salah satu hal penting yang mempengaruhi berhasil atau tidaknya suatu kegiatan pemasaran. Terlebih, saat ini setiap orang dituntut harus lebih kreatif untuk memenuhi kebutuhan industri. Anda dapat membuat postingan media sosial Anda semenarik mungkin dan dapat juga mengangkat tema-tema yang personal atau isu-isu yang sedang up-to-date.

3. Gunakan Video

Cara berikutnya adalah menciptakan konten video. Sejak adanya Youtube, konten video semakin digemari oleh masyarakat. Itu karena konten video lebih menyenangkan dan mudah dimengerti. Sudah banyak perusahaan B2B atau B2C yang memanfaatkan konten video untuk menjaring pelanggan.

Bila Anda ingin menjadikan video sebagai strategi pemasaran konten, maka Anda juga dapat memanfaatkan Facebook dan Instagram. Kedua platform ini memiliki potensi untuk membuat konten video Anda mendapatkan keterlibatan maksimum dari pengikut.

4. Gunakan CTA atau Call to Action 

Sama halnya dengan konten pada situs atau blog, CTA juga penting untuk diterapkan pada konten media sosial. Dengan menggunakan CTA, Anda secara tidak langsung memberitahu kepada pengguna apa yang perlu mereka lakukan selanjutnya setelah melihat konten media sosial Anda.

Jika Anda ingin mereka mengunjungi situs Anda, maka Anda bisa menggunakan kalimat seperti, ‘klik di sini untuk informasi lebih lanjut’. Bahkan, Call to Action ini bisa berupa kalimat tanya yang juga dapat mengundang engagement.

5. Gunakan Hashtag Media Sosial untuk Pemasaran yang Tepat

Jangan sepelekan hashtagHastag yang tepat dapat membantu pemasaran produk atau jasa Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah ‘menggaet’ audiens baru di luar pengikut Anda. Jadi, pastikan Anda menggunakan hashtag yang tepat dan tidak berlebihan, ya! Menurut aplikasi Buffer, penggunaan dua hashtag masih lebih baik dibandingkan dengan mereka yang menggunakan lebih dari tiga hashtag. Sejumlah tools bisa Anda gunakan untuk menentukan hashtag yang tepat.

6. Jangan Takut Memasang Ads 

Kunci lain dari pemasaran yang efektif yakni memanfaatkan iklan berbayar. Kunci dari pemasaran yang efektif terletak pada keaktifan Anda dalam menggaet minat calon pelanggan akan produk atau jasa yang ditawarkan. Oleh karena itu, jangan pernah berpikir bahwa pemasaran organik saja dapat dengan cepat membangun bisnis Anda. So, manfaatkanlah iklan berbayar.

Pasanglah iklan di banyak tempat atau situs strategis lain yang kemungkinan besar akan dikunjungi pelanggan potensial Anda. Anggaplah ini sebagai suatu investasi bisnis yang nantinya akan berbuah manis. Tidak ada salahnya mencoba iklan berbayar untuk mempercepat tercapainya tujuan Anda dalam membangun bisnis yang besar dan sukses. Membuat iklan media sosial yang efektif bukanlah perihal yang mudah. Iklan yang efektif adalah iklan media sosial yang sederhana, tidak memakan biaya yang tinggi, dan tepat sasaran.

Langkah awal sebelum Anda memutuskan memasang iklan berbayar adalah mengetahui siapa saja target konsumen Anda. Ini adalah langkah penting dalam strategi pemasaran, baik online atau offline. Dengan mengetahui target konsumen, maka iklan media sosial dapat dilakukan secara efektif dan manfaat iklan media sosial dapat langsung dirasakan.

7. Evaluasi Konten Media Sosial untuk Pemasaran

Anda juga perlu menganalisis traffic dari konten yang Anda sebar ke publik. Lakukanlah identifikasi traffic dari konten yang Anda unggah ke publik. Beberapa aplikasi bisa Anda gunakan untuk melakukan penilaian tersebut. Dengan aplikasi tersebut, Anda bisa memperkirakan jumlah aktivitas serta target traffic yang ingin Anda raih melalui sebuah konten. Bahkan, sebelum konten-konten tersebut dirilis, jangan lupa pastikan kualitas konten yang akan Anda rilis agar bisa menjangkau traffic setinggi mungkin.

Itulah beberapa cara mengoptimalkan media sosial untuk pemasaran yang perlu Anda ketahui. Selain memerhatikan beberapa hal di atas, cobalah untuk berusaha memahami perilaku pengguna dan apa yang mereka yang sukai. Hal ini akan membantu Anda dalam menyajikan konten media sosial yang diminati.

 

Contact Us

Instagram : @dmccomm_id

Website     : dmc-indonesia.com