Mengenal Perbedaan Antara SEO dan SEM

Apa itu Search Engine Marketing (SEM)?

Search Engine Marketing (SEM) adalah praktik mengiklankan website di hasil pencarian. Hasil pencarian terdiri dari dua bagian, yaitu organik dan iklan. Iklan yang muncul di hasil pencarian inilah yang disebut sebagai Search Engine Marketing (SEM).

Hampir semua mesin pencari mempunyai fitur SEM, dari Google sampai Bing. Namun, yang paling sering digunakan adalah Google. Sebab Google menguasai pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, SEM adalah praktik mengiklankan website. Jadi untuk menggunakannya, kamu perlu mengeluarkan biaya. Kebanyakan mesin pencari menggunakan metode Pay Per Click (PPC).

Perbedaan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM)

Terdengar mirip, tapi SEM dan SEO adalah dua hal berbeda. Meskipun sama-sama muncul di hasil pencarian, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Di bawah ini kami akan menjelaskan tiga perbedaan utama SEO dan SEM:

1. Tampilan di Hasil Pencarian

      Perbedaan pertama adalah tampilan. Tampilan SEM selalu muncul dengan tanda Iklan. Tanda ini untuk membedakannya dengan hasil pencarian. Mungkin Anda pernah melihat iklan Search Engine Marketing (SEM) seperti ini.

Search Engine Marketing (SEM)

Di sisi lain, hasil pencarian SEO tidak muncul dengan tanda apa pun. Hasil pencarian organik ini murni diurutkan oleh Google berdasarkan kesesuaian search intent, kelengkapan konten, backlink, dan faktor-faktor lainnya.

2. Biaya yang Dikeluarkan

Untuk menggunakan SEO, Anda tidak perlu membayar ke mesin pencari. Mesin pencari akan menilai berbagai faktor di website Anda untuk menentukan peringkatnya di kata kunci tertentu. Jika memenuhi faktor-faktor yang ditetapkan Google, besar kemungkinan konten kamu bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Berbeda dengan SEO, untuk menggunakan SEM, Anda perlu mengeluarkan biaya. Anda bisa mengatur berapa budget yang akan dihabiskan untuk iklan, bisa ratusan ribu rupiah hingga puluhan, atau bahkan ratusan juta rupiah tergantung kebutuhan.

3. Tools yang Digunakan

Search Engine Marketing (SEM) biasanya membutuhkan tools khusus. Misalnya, untuk mengiklankan website di hasil pencarian Google, kamu harus menggunakan Google Ads dan Google Keyword Planner.

Di sisi lain, tidak ada tools khusus seperti Google Ads untuk SEO. Walaupun begitu, untuk memenangkan persaingan di SEO, Anda membutuhkan berbagai tools. Dari tools riset keyword, analisis backlink, dan semacamnya.

 

Contact Us

Instagram : @dmccomm_id

Website     :   dmc-indonesia.com