Fungsi dan Ruang Lingkup Komunikasi Perusahaan

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, suatu perusahaan atau organisasi kerap menghadapi atau terterpa isu tertentu. Kadangkala, isu tersebut negatif bagi perusahaan. Nah, komunikasi perusahaan berfungsi mencegah isu menjadi krisis yang dapat mengganggu operasional perusahaan atau organisasi. Tapi, fungsi dan ruang lingkup komunikasi perusahaan tak sebatas menangani suatu isu. Lantas, apa saja?

 

Memahami Makna Komunikasi Perusahaan

Komunikasi perusahaan adalah kajian baru dalam bidang manajemen dan komunikasi bisnis. Tapi, istilah ‘komunikasi perusahaan’ sudah muncul sejak abad 20 di jurusan komunikasi dan jurnalistik, di bawah kajian public relaions (PR) atau public affairs. Tak heran bila komunikasi perusahaan sering digunakan untuk menyebut fungsi public relations di banyak perusahaan atau organisasi. Temuan Elving dkk (2012) menunjukkan bahwa PR, manajemen komunikasi, dan komunikasi korporat adalah istilah dengan fungsi yang sama, yaitu membuat annual report, brand strategy, communication policy dan strategy, community relations, corporate identity, philanthropy (citizenship), crisis and emergency, employee relations, executive speeches, internet site, intranet site, issues management, media relations, PR, crisis communication, dan reputation management.

Fungsi Komunikasi Perusahaan

Menurut sejumlah survei mutakhir, komunikasi perusahaan mengawasi fungsi-fungsi komunikasi yang terdiri dari:

  • Komunikasi internal/eksternal
  • Mengatur reputasi dan merk perusahaan
  • Merekrut dan mempertahankan bakat-bakat unggul
  • Meluncurkan produk
  • Mengembangkan strategi perusahaan
  • Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)
  • Menaikkan persepsi investor/analis
  • Mengatasi krisis

Paul A. Argenti (2010) menjelaskan fungsi-fungsi komunikasi perusahaan sebagai berikut:

  • Identitas, citra, reputasi
  • Tanggung jawab sosial perusahaan/CSR
  • Hubungan media
  • Komunikasi pemasaran
  • Sistem komunikasi internal
  • Hubungan investor
  • Hubungan Pemerintah
  • Komunikasi krisis

Ruang Lingkup

Jadi, ruang lingkup komunikasi perusahaan mulai dari menjalin komunikasi internal dan eksternal, menjaga reputasi perusahaan, mempromosikan produk, mengawasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun mencegah krisis yang mungkin terjadi. Intinya, komunikasi perusahaan menjaga kepuasan stakeholders, termasuk pemegang saham, pemerintah. media massa, dan masyarakat. Semakin baik kinerja perusahaan, maka akan semakin bagus pula citra atau reputasi sebuah perusahaan, sehingga perusahaan akan mendapat kepercayaan dari berbagai stakeholders

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com