Seberapa Penting RUPS?

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berperan penting bagi perusahaan, terutama yang sudah terbuka (Tbk). Laporan tahunan pun terasa tak lengkap tanpa pemaparan hasil rapat ini.  

Pada intinya, RUPS penting karena memiliki wewenang yang tidak diberikan kepada direksi atau dewan komisaris. Fungsinya dalam sebuah Perseroan Terbatas (PT) adalah wadah bagi pemegang saham untuk menyampaikan suara dalam suatu keputusan. UU No. 40 Tahun 2007 menjelaskan bahwa RUPS ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi pemegang saham terutama ketika para pemegang saham menentukan kebijakan perusahaan. 

RUPS Diatur dalam Undang-Undang

Keberadaan Rapat Umum Pemegang Saham pun diatur dalam perundang-undangan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pasal 1 ayat 4, misalnya, Perseroan Terbatas terdiri dari tiga organ penting. Ketiganya adalah RUPS, direksi, dan dewan komisaris.  Menurut UU yang sama, RUPS memiliki wewenang yang tidak dimiliki oleh direksi atau dewan komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang ini dan/atau anggaran dasar. Wewenangnya diatur berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007 antara lain Pasal 34: menetapkan perubahan anggaran dasar, Pasal 37: menetapkan pengurangan modal, Pasal 60: memeriksa, menyetujui, dan mengesahkan laporan tahunan, Pasal 62: menetapkan penggunaan laba, Pasal 80, 91, 92: mengangkat dan memberhentikan direksi dan komisaris, Pasal 105: menetapkan keputusan terkait penggabungan, peleburan, dan pengambilalihan 

Pada UU Nomor 40 Tahun 2007, pasal 66, dinyatakan bahwa direksi menyampaikan laporan tahunan kepada Rapat Umum Pemegang Saham    setelah ditelaah oleh dewan komisaris. Jangka waktunya selambat-lambatnya enam bulan setelah tahun buku Perseroan berakhir. Selanjutnya, Rapat Umum Pemegang Saham akan memberikan persetujuan laporan tahunan, termasuk pengesahan laporan keuangan serta laporan tugas pengawasan dewan komisaris. Dengan kata lain, para pemegang saham berhak memeriksa laporan tahunan perusahaan (termasuk laporan keuangan) yang diajukan oleh direksi setelah ditelaah oleh dewan komisaris yang diberikan kepada RUPS.

Seluruh hasilnya dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Semua keputusan tidak bisa diambil sendiri atau sepihak. Hal ini bukan berarti harus semua anggota setuju terhadap suatu hal. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham bisa diambil bila yang menyetujui memenuhi kuorum yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi, RUPS memegang peranan penting dalam kelangsungan sebuah perusahaan. Maka, sudah sewajarnya RUPS turut dimasukkan dalam laporan tahunan perusahaan.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com