Awas, Hindari Kesalahan Ini Saat Melakukan Social Media Marketing

Saat ini, sudah banyak perusahaan, organisasi, atau individu yang memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk memasarkan produk atau jasanya. Sayangnya, tidak sedikit dari mereka yang campaign social media marketing-nya belum efektif. Kira-kira apa saja ya penyebabnya? Mungkin saja mereka melakukan satu atau beberapa kesalahan di bawah ini.

  • Alpa Menganalisa dan Merencanakan Konten Social Media Marketing

         Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah menganalisa dan menyusun jadwal perencanaan konten. Analisa dan perencanaan akan menghasilkan konten-konten yang sesuai dengan karakteristik target sasaran atau konten yang berkualitas. Konten                 berkualitas akan mendorong terjadinya percakapan atau interaksi dengan audience. Interaksi tersebut akan membangun hubungan yang baik antara brand dan audience untuk meningkatkan potential lead yang akan menghasilkan konversi ke penjualan.

  • Konten Sama di Platform Berbeda

          Hindari mem-posting konten sama persis di berbagai platform media sosial. Hal ini karena setiap platform media sosial memiliki keunikannya masing-masing. Instagram, misalnya, lebih cocok untuk posting konten yang lebih mengedepankan estetika                    visual daripada tulisan.

  • Membeli Followers

          Membeli followers dapat dikategorikan kesalahan fatal. Sebab, followers yang dibeli biasanya bersifat pasif sehingga tidak memberikan engagement. Tak hanya itu, menurut Social Bakers, dengan membeli followers ada kemungkinan media sosial Anda                    diblokir atau dihapus untuk selamanya.

  • Salah Hashtag

         Jangan sepelekan tagar atau hashtag. Penulisan hastag yang tepat dapat membantu netizen menyerap konten Anda. Namun, hindari memaksakan menulis tagar sehingga terlihat tidak relevan dengan konten yang dibuat. Hal seperti ini bisa dianggap spam             oleh netizen.

  • Social Media Marketing Membosankan

          Social media marketing juga memerlukan kreativitas. Oleh karena itu, usahakan jangan membuat feed media sosial Anda terlihat membosankan atau monoton dengan konten yang itu-itu saja. Jadi, buatlah variasi dalam konten-konten di media sosial Anda           ya.

  • Tidak Mendengarkan Audience

          Respons, feedback, atau sejenisnya dari audience jangan dianggap angin lalu. Baik positif dan negatif, dengarkanlah audience. Audience menjadi salah satu unsur yang paling penting dalam kegiatan marketing. Menurut Forbes, media sosial menjadi sarana            yang tepat untuk memanfaatkan komunikasi secara real-time dengan audience atau pengguna.

  • Tidak Melakukan Evaluasi Social Media Marketing

          Kegiatan social media marketing tak selesai sampai posting konten saja, melainkan juga setelahnya. Maksudnya, lakukanlah evaluasi atau review untuk mengetahui efektivitas konten Anda, misalnya, mengukur engagement dan lain-lain.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website :  dmc-indonesia.com