Atasi Krisis Komunikasi Perusahaan dengan Strategi Ini

Sebuah perusahaan atau organisasi bisa saja mengalami berbagai masalah komunikasi. Bila dibiarkan berlarut-larut, tak tertutup kemungkinan masalah-masalah komunikasi terbut bisa menimbulkan krisis. Jika ini terjadi, apa yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan tersebut? Ada sejumlah strategi yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam menghadapi krisis komunikasi, seperti di bawah ini:

 

Menilai Situasi Krisis

Menilai situasi krisis adalah langkah komunikasi krisis pertama. Apakah krisis ini bisa berdampak panjang atau hanya sesaat? Dampak yang berpotensi muncul dapat mempengaruhi langkah Anda dalam meredam krisis. Suatu ketika, misalnya, ada testimoni pelanggan Anda tersebar di media sosial yang cenderung memojokkan atau menyudutkan layanan Anda. Apakah langkah menyerang balik pelanggan tersebut dengan menyajikan data internal merupakan langkah terbaik? Atau, justru langkah tersebut dapat memperkeruh krisis dan makin memperburuk citra Anda?

 

Mengembangkan Pernyataan Publik

Bereaksi tanpa informasi yang memadai adalah situasi yang bisa merugikan Anda. Maka, penting untuk mengembangkan pernyataan yang nantinya akan dikemukakan ke publik. Di sini, kecepatan berperan krusial. Pernyataan publik yang disampaikan terlalu cepat dapat menjadi ‘bumerang’ tatkala ada perkembangan terbaru yang bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya. Begitu pula bila pernyataan publik disampaikan terlalu lambat. Publik akan berasumsi macam-macam mengenai penanganan Anda terhadap masalah tersebut,

 

Strategi Krisis Komunikasi dengan Menentukan Key Messages

Tentukan pesan-pesan kunci (key messages) dalam pernyataan publik. Pesan-pesan kunci ini menjadi penekanan kepada publik Tak hanya itu, key messages dapat menjadi panduan Anda dalam menyampaikan pesan kepada target audiens. Lazimnya, key messages hadir dalam bentuk sebuah atau beberapa kalimat yang secara singkat dan jelas merangkum pesan dari perusahaan dalam menghadapi krisis.

 

Menentukan Spoke Person

Strategi lainnya adalah menentukan juru bicara (spoke person). Juru bicara inilah yang akan menyampaikan pernyataan publik, contohnya saat jumpa pers. Lebih baik lagi, juru bicara ini telah memiliki kemampuan berkomunikasi di hadapan publik dengan baik. Tak ketinggalan, juru bicara tersebut harus dibekali dengan berbagai informasi penting terkait krisis komunikasi yang dialami oleh perusahaan tempatnya bekerja.

 

Strategi Krisis Komunikasi Melalui Update Informasi 

Strategi berikutnya yang tak boleh luput adalah senantiasa memberitahukan kepada publik mengenai perkembangan terbaru krisis. Hal ini penting terlebih bagi institusi negara, BUMN maupun perusahaan publik (terbuka). Perusahaan yang aktif menyampaikan perkembangan terbaru akan membantu masyarakat mengetahui informasi valid terkini dan sekaligus mencegah isu-isu ‘liar’ seputar krisis tersebut.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com