Tantangan Keberlanjutan dalam Perusahaan, Apa Saja?

Tantangan adalah sesuatu yang selalu ada dalam seluruh aspek kehidupan. Tak terkecuali dalam menjalankan roda bisnis perusahaan agar berkelanjutan Lantas, apa saja tantangan keberlanjutan dalam perusahaan?

ERM Group, sebuah konsultan multinasional mengenai keberlanjutan (sustainability) menyebutkan ada 10 tren mengenai sustainability yang harus dipertimbangkan oleh perusahan, yakni:

  • Mitigasi iklim
  • Iklim yang berubah
  • Solusi sirkuler
  • Sampah plastik
  • Konsumsi berkelanjutan
  • Jalur pasok dan distribusi
  • Perlindungan keragaman hayati
  • Teknologi penunjang pembangunan berkelanjutan
  • Sumber daya manusia
  • Keuangan yang berkelanjutan

Cakupan Tantangan Keberlanjutan

Suatu perusahaan bisa saja menghadapi seluruh, sebagian, atau di luar poin di atas. Yang jelas, perusahaan tak luput dari yang namanya tantangan. Dalam konteks tantangan keberlanjutan, suatu perusahaan pun perlu mencantumkannya pada laporan keberlanjutan. Tantangan keberlanjutan dalam perusahaan dalam laporan keberlanjutan setidaknya mencakup:

  • Pandangan akan tantangan dan target utama organisasi untuk tahun yang akan datang serta sasaran pada tiga sampai lima tahun mendatang.
  • Uraian mengenai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial organisasi yang signifikan, dan peluang serta tantangan terkait. Termasuk di dalamnya pengaruh terhadap hak-hak para pemangku kepentingan sebagaimana yang didefinisikan menurut undang-undang nasional dan harapan dalam standar dan norma yang diakui secara internasional.
  • Penjelasan tentang pendekatan dalam rangka memprioritaskan tantangan dan peluang tersebut.

Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, perusahaan memiliki komitmen dalam menjalankan tanggung jawab perusahaan pada tiga pilar keberlanjutan, yakni ekonomi, lingkungan, dan sosial. Sebagai awal, merujuk salah satu laporan keberlanjutan perusahaan, perusahaan dapat menegaskan komitmennya dalam menjaga interaksi yang harmonis dengan para pelanggan, pemegang saham, investor, karyawan, pemasok, pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), warga sekitar perusahaan, dan juga dengan lingkungan alam.

Perusahaan menyadari bahwa tantangan yang dihadapi saat ini dan di masa yang akan datang tidaklah ringan. Secara ekonomi, misalnya, perusahaan menghadapi beberapa tantangan terkait persaingan dengan institusi bisnis lainnya, masih rendahnya daya beli masyarakat yang mengakibatkan masih rendahnya individual spending, dan tingginya kebutuhan investasi untuk mengembangkan teknologi baru. 

Dari aspek lingkungan, tantangan perusahaan, contohnya, adalah menjaga kebersihan pesisir pantai dan laut, serta memperhatikan keselarasan bisnis perusahaan dengan keanekaragaman hayati yang mempengaruhi perusahaan. 

Tambah pula, perusahaan memiliki tantangan untuk dapat menyampaikan sebanyak mungkin manfaat bagi masyarakat sekitar perusahaan melalui program-program kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi dilihat dari aspek sosial.

 

Contact Us

Instagram dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com