Plan B Dalam Penyelenggaraan Event

Perencanaan memang penting. Namun, perencanaan dapat berubah seketika. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki rencana cadangan atau plan B, termasuk untuk urusan event.

Penyelenggaraan sebuah acara atau event selalu terbuka terhadap perubahan dari apa yang direncanakan. Di sinilah perlunya mitigasi risiko–bahkan bila perlu sampai pada antisipasi ekstrem. Mitigasi risiko ini bisa tertuang dalam plan B yang menjawab pertanyaan: “bagaimana jika…?”

Alasan perlunya plan B

Berikut adalah beberapa alasan yang bisa mengubah perencanaan sebuah event:

  • Pandemi atau krisis kesehatan
  • Cuaca buruk selama acara outdoor
  • Bencana alam, seperti angin topan, banjir, atau gempa bumi
  • Kebakaran yang mempengaruhi lokasi acara
  • Pemadaman listrik
  • Koneksi internet terputus
  • Huru-hara
  • Penyaji atau pembicara utama tidak dapat hadir
  • Serangan siber

 

Sebagian besar dari daftar di atas mungkin saja di luar kendali penyelenggara. Pada semua skenario tersebut, memiliki rencana darurat dapat membantu menyelamatkan sebuah event dan berpotensi membuat everybody’s happy.

Manfaat plan B

Berikut adalah sejumlah manfaat plan B pada sebuah event.

  • Menghindari frustrasi

Perubahan mendadak dapat dengan cepat menghasilkan banyak kebingungan. Tanpa plan B, tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan atau apa yang diharapkan. Dengan kata lain, situasi dapat berubah dari kebingungan menjadi kekacauan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kegagalan acara. Memiliki rencana darurat memungkinkan semua orang yang terlibat dalam acara tersebut untuk mengetahui apa yang diharapkan. Pada gilirannya, itu membantu menghindari frustrasi yang tidak perlu.

  • Mempertahankan kepercayaan

Jika penyelenggara tidak siap menghadapi situasi tak terduga dan tidak menanganinya dengan baik, orang-orang yang terlibat dalam event, seperti penyaji, peserta dan sebagainya bisa kehilangan kepercayaan pada pihak penyelenggara. Mereka sangat mungkin ragu-ragu, atau bahkan tidak mau, untuk berpartisipasi dalam acara mendatang. Memiliki plan B dapat memberikan ketenangan dan sekaligus kepercayaan kepada orang-orang yang terlibat dalam event.

  • Mencegah pemborosan

Kegagalan sebuah event dan penanganannya yang buruk bisa membuat anggaran membengkak. Sebaliknya, plan B dapat mencegah pemborosan anggaran sebuah event, meskipun masih tetap lebih besar bila event berjalan sesuai rencana awal.

  • Event masih bisa berlangsung

Terakhir, dengan membuat rencana cadangan, penyelenggara tetap bisa mengadakan acara. Ini mungkin tidak berjalan seperti yang dibayangkan sebelumnya, tetapi perubahan rencana bisa menjadi pilihan paling logis.

Seberapa Efektif Peran Influencer dalam Memaksimalkan Bisnis di Sosial Media?

Saat ini, peran media sosial semakin eksis mengikuti perkembangan teknologi. Selain memberikan informasi untuk masyarakat, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan eksistensi diri. 

Masyarakat juga kerap memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk berbisnis. Selain maraknya e-commerce, bisnis online dan lainnya, media sosial juga menjadi ajang pemasaran bagi para pelaku bisnis. Dengan maraknya bisnis di media sosial, kemudian muncul profesi influencer. Peran influencer memberikan pengaruh kepada para followers-nya. Selain itu, influencer juga memiliki pengaruh bagi para pelaku bisnis yang ingin memasarkan produknya.

Para pebisnis tentu melihat peluang kehadiran influencer. Kemudian, para e-commerce dan pebisnis berbasis online memasarkan produknya lewat para influencer. Setelah bekerjasama dengan e-commerce dan pebisnis berbasis online, influencer memiliki tugas untuk memasarkan atau mempromosikan produk yang dijualnya. Selain itu, para influencer juga melakukan review terkait produk yang dijualnya.

Nantinya, kekuatan yang dimiliki influencer diharapkan akan menambah Word of Mouth (WOM) dari produk yang direview. Dalam aturannya, para influencer memiliki tarif dari setiap penawaran yang diberikan. Selain itu, influencer juga mendapatkan barang yang dipromosikan dari hasil kesepakatan. Influencer memiliki jumlah followers (pengikut) dengan jumlah besar dan memiliki pengaruh kuat terhadap pengikutnya seperti selebram, public figure, youtuber, dan lainnya. 

Influencer dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Mega Influencer 

Mega Influencer merupakan selebriti papan atas yang populer tidak hanya di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Selebriti ini sudah memiliki personal branding yang tidak perlu dibentuk lagi oleh sebuah brandMega Influencer memiliki pengikut di media sosial mencapai di atas 1 juta orang. Beberapa selebriti yang tergolong Mega Influencer yakni Agnes Monica, Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad dan Raisa.

 

2. Macro Influencer 

Macro Influencer adalah kreator profesional yang memiliki hasrat untuk berbagi kehidupan mereka dengan fokus hal tertentu. Influencer ini memiliki jumlah followers antara 100.000 hingga 1 juta orang. Beberapa selebriti yang tergolong Macro Influencer yakni Alexander Thian (Penulis dan Travellers), Ryan Adriandhy (Stand Up dan Animator) dan Putu Aditya (Penulis dan Videografer).

3. Micro Influencer 

Micro Influencer merupakan seseorang yang memiliki followers di antara 1000 hingga 100 ribu orang. Micro Influencer sering disebut dengan buzzer karena sering melakukan review berdasarkan pengalaman yang otentik, sehingga mendapat kepercayaan lebih dari perusahaan dan followers.

Pada kesimpulannya, keberadaan influencer di Indonesia memang cukup menguntungkan terhadap e-commerce dan pebisnis berbasis online. Dengan hadirnya media-media informasi terkini, regulasi di Indonesia mengenai influencer dan objektif brand menjadi lebih tinggi mengenai campaign yang dilakukan. Kehadiran influencer ikut berperan pada campaign yang dilakukan oleh para e-commerce dan pebisnis berbasis online. Dengan demikian, influencer berhasil mengkombinasikan storytelling yang mencapai keberhasilan sebuah campaign. 

Komunikasi Internal Perusahaan Adalah Keharusan, Mengapa?

Komunikasi Internal Perusahaan

Komunikasi adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Tak hanya individu, komunikasi juga sangat dibutuhkan dalam lingkup lebih luas, seperti perusahaan atau organisasi. Maka, dikenal istilah komunikasi internal perusahaan. Sama dengan lingkup-lingkup lainnya, komunikasi internal perusahaan adalah keharusan. Ada sejumlah alasan yang membuat pimpinan  perlu memberikan perhatian ekstra terhadap komunikasi internal perusahaannya antara lain:

Meningkatkan Keterlibatan dan Produktivitas Karyawan

Karyawan harus didorong untuk menyampaikan ide dan pendapat mereka. Ini membuat mereka merasa dihargai dan didengarkan, yang mengarah pada keterlibatan. Ketika karyawan terlibat secara aktif, mereka termotivasi untuk bekerja lebih keras dan melakukan pekerjaan dengan kualitas yang lebih baik di tempat kerja. Jenis percakapan ini dapat diatur dengan mudah melalui platform komunikasi internal. Jadi, tidak perlu pertemuan secara fisik.

Komunikasi Internal Perusahaan Dapat Meningkatkan Ketersediaan Informasi

Manfaat lain dari komunikasi internal adalah menyampaikan pesan yang tepat kepada orang-orang yang relevan. Teknologi modern berarti sebagian besar dari kita terhubung di beberapa ‘titik’. Komunikasi internal yang efektif juga memastikan karyawan tidak mengalami kelebihan informasi. Ini menghindari kebutuhan untuk menghabiskan berjam-jam mengirim dan membaca email, pesan, atau komentar.

Berbagi Tujuan dan Sasaran

Salah satu cara terbaik untuk mengomunikasikan roadmap bisnis adalah dengan memanfaatkan platform komunikasi internal Anda. Memberikan gambaran umum dan menjelaskan tujuan Anda melalui aliran informasi yang konsisten membantu karyawan merasa terinformasi dengan baik dan mampu mengambil tindakan.

Komunikasi Internal Perusahaan Dapat Meredam Isu yang Belum Tentu Benar

Pada saat krisis, komunikasi internal adalah alat yang berharga. Mampu berkomunikasi dengan cepat dan mudah dengan orang yang tepat dalam organisasi dapat mengurangi stres dan menyelesaikan sesuatu. Keuntungan lain dari komunikasi internal dalam krisis adalah dapat meredakan desas-desus. Tidak ada yang menyebar lebih cepat daripada gosip kantor. Komunikasi yang akurat dari manajemen dapat mencegah situasi tak terkendali. Hal ini juga dapat mempengaruhi komunikasi eksternal, karena reputasi organisasi dapat dengan mudah dirusak oleh rumor yang tidak benar.

Membangun Budaya Perusahaan

Komunikasi internal perusahaan adalah kunci untuk membangun budaya perusahaan yang kuat. Faktanya, sebuah survei oleh Deloitte menunjukkan bahwa 82% CEO dan pemimpin sumber daya manusia percaya bahwa budaya adalah keunggulan kompetitif yang potensial. Pesan-pesan komunikasi lambat laun bisa menjadi budaya. Namun, hal ini mustahil terwujud tanpa strategi komunikasi internal yang mumpuni. Tulisan nilai-nilai perusahaan pada screen saver, misalnya, dapat membantu terpaan pesan yang disampaikan oleh perusahaan. 

Memungkinkan untuk Perubahan

Teknologi bergerak cepat. Persaingan ketat dan perusahaan harus tetap berada di depan persaingan untuk menjadi sukses. Mengapa komunikasi internal penting dalam hal ini? Karena memungkinkan bisnis untuk merespon dengan cepat terhadap situasi iklim, lingkungan, dan tak terduga. Apapun bisa berubah, termasuk budaya perusahaan.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com

 

Tren Konten Tahun 2022: Makin Luas atau Segmented?

Tren konten

Seperti banyak aspek lainnya, konten–terutama yang berbasis digital–akan berubah dan berkembang. Konsumen sudah terbiasa terterpa berbagai macam konten sejak mereka bangun dari tidur. Lantas, bagaimana tren konten di tahun 2022? Apakah makin meluas atau tersegmentasi (segmented)? 

 

Tren Konten Makin ‘Terhubung’

Koneksi internet memungkinkan satu orang ‘terhubung’ dengan orang lain, nyaris tanpa batas. Namun, terutama dalam lingkup pemasaran, hal itu belumlah cukup. konten yang dipersonalisasi adalah ‘raja’ di tahun 2022. Konsumen tidak hanya tertarik pada informasi umum lagi. Mereka ingin tahu persis bagaimana produk Anda berhubungan dengan mereka. Konsumen ingin memastikan bagaimana produk itu memperbaiki masalah mereka dalam waktu sesingkat-singkatnya.

 

Di sinilah konten tersegmentasi masuk. Dengan memisahkan konten di situs web, pelaku bisnis memungkinkan konsumen mereka mengidentifikasi diri dan memilih konten yang paling relevan. Sebuah situs web toko bunga, misalnya, mungkin memiliki menu di situsnya untuk pelanggan eceran atau grosir. Web yang sama bisa juga memiliki menu untuk acara tertentu, seperti pernikahan atau pemakaman. Dengan begitu, konsumen dapat mengakses informasi yang tepat dengan cepat dan mudah. Tak hanya itu, ketersediaan menu-menu tersebut memungkinkan mereka mengidentifikasi sendiri di mana posisi mereka seharusnya agar ‘terhubung’ dengan produk atau layanan.

 

Tepat Sasaran

Lebih jauh lagi, kondisi di atas menggambarkan konsumen tidak hanya lebih ‘terhubung’ secara instan, tetapi pelaku bisnis dapat menargetkan informasi secara tepat kepada audiens yang tepat pula. Ditambah dengan penyampaian informasi yang paling relevan untuk menghemat waktu dan tenaga konsumen, pelaku bisnis benar-benar meluncurkan ‘bususr panah’ secara tepat sasaran. 

 

Ingat, tidak sedikit konsumen atau calon konsumen yang rela menghabiskan waktu untuk mencari layanan atau produk yang mereka cari di ‘etalase dagangan’ pelaku bisnis. Jika mereka merasa terlalu lama menemukan informasi yang dibutuhkan, mereka akan segera beralih ke pesaing.

 

Ini juga berlaku untuk materi pemasaran langsung ke konsumen, seperti email dan buletin. Dengan menggunakan contoh toko bunga di atas, si pemilik usaha dapat memberikan lebih dari yang diharapkan, misalnya mengirimkan pesan pada hari Ibu. Empati seperti ini mampu menciptakan kepercayaan yang lebih dalam dengan konsumen.

 

Konten yang tersegmentasi akan terus menjadi sangat penting sepanjang tahun 2022. Konsumen makin tidak sabar untuk mencari informasi yang paling relevan bagi mereka. Berita baiknya, mesin pencari, seperti Google, sangat menyukai konten yang disesuaikan untuk konsumen.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com