Sejauh mana pengaruh masyarakat sekitar terhadap keberlanjutan sebuah perusahaan? Apakah perusahaan dapat menjadi entitas mandiri tanpa memiliki keterlibatan masyarakat sekitar? Contoh pertanyaan di atas menjadi perdebatan yang sempat berkepanjangan di dunia bisnis. Namun, kesimpulan jawabannya mengerucut bahwa keberlanjutan perusahaan tak akan bisa tanpa adanya pengaruh dari masyarakat sekitar. Sebegitu pentingkah pengaruh masyarakat sekitar terhadap keberlanjutan perusahaan? Keterlibatan masyarakat terhadap keberlanjutan sebuah perusahaan akan makin terasa bila ‘kepedulian’ perusahaan terhadap masyarakat ditunjukkan oleh program-program yang berkelanjutan, bukan hanya sesekali saja. Dengan kata lain, terjadi pemberdayaan masyarakat. 

Keterlibatan Masyarakat Dalam CSR

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk memampukan dan memandirikan masyarakat yang dilakukan dengan upaya sebagai berikut:

  • Enabling, yaitu menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. 
  • Empowering, yaitu meningkatkan kapasitas dengan memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat. 
  • Protecting, yaitu melindungi kepentingan dengan mengembangkan sistem perlindungan bagi masyarakat yang menjadi subjek pengembangan.

Dalam praktiknya, pemberdayaan masyarakat oleh perusahaan diaplikasikan dalam program corporate social responsibility (CSR). Chairil (2007) menyampaikan bahwa program CSR ditujukan agar para pelaku bisnis, baik sektor industri dan korporasi, dapat turut berperan dalam pertumbuhan ekonomi yang sehat, dengan memperhatikan faktor lingkungan hidup.

Meskipun secara normatif penyelenggaraan CSR didorong oleh kesadaran akan tanggung jawab sosial, di dalam pelaksanaannya masih dibayangi oleh pencitraan positif dari perusahaan saja. Padahal, main issue atau dalam pelaksanaan program perlu adanya pelibatan dan pengembangan masyarakat. 

Dalam laporan berkelanjutan, salah satu contoh program pemberdayaan masyarakat sekitar dapat diilustrasikan seperti berikut ini. Bekerja sama dengan salah satu yayasan, sebuah perusahaan memberikan pelatihan keterampilan pembuatan sabun ramah lingkungan untuk ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di suatu kelurahan wilayah perusahaan berada sejak beberapa tahun lalu. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai teknik pemasaran produk. Sampai saat ini, para ibu PKK tersebut sudah mampu menerima pesanan sabun ke luar Pulau Jawa. 

Intinya, fokus pemberdayaan ditujukan pada tiga pilar utama, yaitu people, profit, dan planet. Fokus kepada tiga hal tersebut akan membuat program berkelanjutan secara holistik dan berkesinambungan.

 

Contact Us

Instagram dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com