Ini Dia Kriteria ARA

Annual Report Award (ARA) merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan atas kerja sama antara Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, dan Ikatan Akuntan Indonesia. Meski terbuka umum, ada beberapa kriteria untuk bisa mengikuti ARA.

 

Berdasarkan aturan SK Sekmen BUMN No. 16 Tahun 2016 tentang Indikator atau Parameter Penilaian dan Evaluasi Atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, PSAK, Asean Corporate Govenrnace Scorecard, dan International Best Practices, kriteria penilaian  ARA dibagi mejadi delapan kategori, yakni

  • Umum (2%)
  • Ikhtisar Data Keuangan Penting (5%)
  • Laporan Dewan Komisaris dan Direksi (3%)
  • Profil Perusahaan (8%)
  • Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan (22%)
  • Good Corporate Governance (35%)
  • Informasi Keuangan (20%)
  • Lain – lain (5%)

Aspek Penilaian Kriteria ARA 2018

Pada ARA 2018, terdapat pembaruan kriteria penilaian dengan menambahkan beberapa elemen dalam poin tanggung jawab sosial atau corporate sosial responsibility (CSR) perusahaan. Sejumlah penambahan aspek penilaian pada ARA 2018 adalah:

  • Uraian CSR terkait Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial
  • Penjabaran CSR terkait HAM
  • Penjelasan mengenai CSR terkait Operasi yang adil

Lebih rinci, kriteria ARA tahun laporan 2018 adalah sebagai berikut:

ASPEK PENILAIAN KRITERIA UMUM

  1. Umum     
  2. Ikhtisar Data Keuangan Penting 
  3. Laporan Dewan Komisaris dan Direksi     
  4. Profil Perusahaan     
  5. Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan 
  6. Good Corporate Governance 
  7. Informasi Keuangan 

 

ASPEK PENILAIAN KRITERIA DANA PENSIUN

  1. Umum 
  2. Ikhtisar Data Keuangan Penting 
  3. Laporan Dewan Pengawas dan Pengurus/Plt Pengurus 
  4. Profil Dana Pensiun 
  5. Analisa dan Pembahasan Manajamen atas Kinerja Dana Pensiun 
  6. Tata Kelola Dana Pensiun 
  7. Informasi Keuangan

 

Penilaian ARA 2018 menggunakan sistem pakar untuk penilaian laporan tahunan. Hal ini berbeda dengan penilaian ARA pada tahun-tahun sebelumnya. Cara kerja sistem pakar yaitu peserta akan meng-input data ke dalam aplikasi. Lalu, terjadi proses saling tanya-jawab antara peserta dengan sistem pakar sehingga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan feedback dan pengarahan dalam menyajikan data yang tepat. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses penilaian dan meningkatkan konsistensi penilaian.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com