Apa yang Membuat Sebuah Perusahaan Jadi Langganan Juara Umum ARA?

Sejak pertama kali digelar tahun 2002, telah banyak perusahaan, organisasi, atau lembaga yang menjadi terbaik dalam ajang Annual Report Award (ARA). Dari sekian banyak perusahaan, organisasi, atau lembaga tersebut, hanya segelintir saja yang termasuk langganan juara umum ARA. Apa yang membuatnya jadi langganan juara umum atau pemenang ARA?

 

Salah satu perusahaan yang sering keluar sebagai juara umum dalam ARA adalah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau ANTAM. Tercatat, lebih dari sekali ANTAM keluar sebagai juara umum ARA.

Lazimnya, ketika sebuah perusahaan tersebut mengikuti ARA dan berorientasi untuk menang ARA, pada saat yang sama mereka pun compliance dengan kriteria atau parameter ARA. Selain itu, secara tidak langsung, perusahaan tersebut juga meningkatkan disclosure–yang merupakan salah satu prinsip GCG–ke dalam laporan tahunan mereka.

Menurut Hendy M. Fakhrudin–yang pernah terlibat dalam penyusunan laporan tahunan ANTAM saat menjadi juara umum ARA tahun 2014, project management dalam pembuatan laporan tahunan sangat penting. Project management yang dimaksudnya harus jelas mulai, akhir, jadwal, dan ketua proyeknya.

Tanpa project management yang baik, kata Hendy, ending-nya adalah akan ada orang-orang yang terpaksa lembur untuk menyelesaikan laporan tahunan tersebut sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Hasilnya pun tidak akan sempurna bahkan bisa failed karena menyusun laporan tahunan itu tidak mudah.

Teknis Menjadi Pemenang ARA

Untuk soal teknis, tambahnya, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan. Ada parameter-parameter yang harus dipenuhi dalam ARA, contohnya apakah di perusahaan itu ada suksesi direksi? Kalau memang tidak ada, tidak boleh diada-adakan.

Hal berikutnya adalah tentang kedalaman. Hendy mengungkapkan, kedalaman ini bisa berbeda-beda, misalnya tentang risk mangement. Bagi perusahaan yang penerapannya bagus, maka akan mengungkapkannya lebih dalam dan detil.

Ketiga, pria yang pernah menjadi juri ARA pada tahun 2012 menjelaskan, ARA juga berbicara tentang ketepatan. Dari parameter-parameter ARA itu jelas ada hal-hal yang diminta untuk dijelaskan. Jika pertanyaannya tentang komite nominasi renumerasi, misalnya, maka jawabannya harus tentang hal tersebut. Jangan menjawab dengan hal yang lain.

Terakhir, best practice. Artinya, perusahaan-perusahaan dalam menerapkan prinsip keterbukaan tidak sekadar compliance, tapi harus beyond compliance. Perusahaan yang telah menerapkan GCG dengan baik, biasanya mereka akan menerapkan praktik-pratik GCG yang terbaik pula.

 

Contact Us

Instagram @dmccomm_id

Website dmc-indonesia.com